welcome to my home

I want all of you to feel just like home whenever you enter my page, so enjoy your 'feels like home' in here and free to drop comments

Kontemplasi

Jun 28, 2014

Tidak akan pernah cukup rasanya menggambarkan kehilangan... apalagi kehilangan karena kematian, karena setiap dari kita akan mengalaminya dan harus menghadapinya.

Ketika dingin kaki mbah menjalar di urat tanganku, aku dihempaskan dalam putaran waktu, ketika pertama dikenalkan dengannya, pertama mengenal dirinya... menjadi bagian keluarganya, melahirkan cicit laki-lakinya, melihat guratan kekecewaan dan kesedihan di matanya, sehatnya, sakitnya... dan kemarin, akhirnya ia menghembuskan napas terakhir. Rasanya pernah seperti ini juga dulu, lebih berat lagi malah... dan waktu berlalu. Ini pun kurasa akan seperti itu.

Kehilangan yang termakan oleh waktu.

Tapi, aku ingin menarik waktu untuk sedikit berkontemplasi, menyelami kematian... lebih dalam dari sekedar liang lahat.

Setiap kita akan mati. Sudah siapkah? Apa yang sudah dilakukan selama ini? Di mana kita selama ini menyimpan bekal mati nanti? Apakah semua itu sudah cukup? Akankan ada yang mendoakan jalanku dari kematian nanti? Bisakah itu menyelamatkanku dari siksa api neraka? Sunyi kah di dalam sana? Akankah mereka lupa jika aku tiada kelak? Siapa yang akan merawat kuburku? Bagaimana kematian menjemputku nanti?

Pertanyaan-pertanyaan itu memenuhi kepala, rasanya kian memakan tempat - menyesakkan... begitu juga kah rasanya kematian?

Niniq Laki, Niniq Bini, manda, mbah... bagaimana kalian di sana? kaku dan dingin tubuh kalian merasuki dan mempertanyakan Iman-ku. Menyadarkan akan kelupaan... Di sujudku yg dalam tadi aku menangisi kalian, karena kala itu aku tidak sempat aku tidak boleh dan aku tidak sanggup. Di sujudku yg dalam tadi kukirimkan Fatihah. Aku kangen... jika nanti kematian itu datang, semoga aku bisa lebih tabah dan sudah lebih baik. Amien.

Silent Time - An Impromptu Response

Jun 18, 2014

Jelas sekali saya harus berterima kasih kepada teman baru saya ini, Sylvie Tanaga - relawan doctorSHARE.

Tautan tulisannya tanpa sengaja menarik mata saya, dan ketika selesai membacanya, saya merasa ditampar sangat keras. Tidak, dia tidak sedang mengintimidasi siapapun... dia hanya mencoba merefleksikan apa yang dialaminya dan mencari jawaban atas dilema hati.

Ia bercerita tentang pencarian makna evaluasi bekerja, tentang menulis - suatu hal yang jauh dari jangkauan sejak ini itu (alasan yang pandainya saya buat-buat), soal (kualitas) bekerja dan waktu merenung yang bermanfaat. Ya, merenung yang bermanfaat ketika seseorang bisa melahirkan ide-ide hebat, menggambarkan apa yang hendak dilakukan serta rencana meraihnya, hingga membaca buku-buku yang kaya.

Tautan tulisan itu menahan saya terus membacanya sampai akhir. Akhir di mana saya merasa ditampar dengan sangat keras karena pertanyaan yang sama juga sebenarnya terus bergulir di kepala, hanya saja dengan berbagai tepis kilah jawaban, berhasil saya kubur dalam-dalam.

Kembali aktif di dunia kerja dan menghadapi orang-orang membuat saya kian tersadar dan terbangun. Saya (hampir) ketinggalan banyak hal. Bukan masalah eksistensi sosial media atau apalah. Saya ketinggalan banyak hal atas nama aktualisasi diri. Saya ketinggalan banyak hal dalam memperkaya serabut abu-abu di kepala ini, memecutnya secara berkala agar tidak cepat menciut. Saya ketinggalan banyak hal tentang siraman nurani. Semua yang biasa saya dapatkan dari perenungan, dari SILENT TIME.. dari ME TIME. Dari tumpukan buku-buku di sudut kamar yang kini kian kesepian.

Saya tidak sedang (lagi-lagi) mencari pembenaran atas ketinggalan yang sangat mengecewakan. Saya, begitu juga Sylvie, mencoba untuk introspeksi diri atas kualitas jalan yang sudah kami tempuh, agar pembangunan berikutnya tidak sekasar kemarin.

Banyak dari mereka di luar sana, atau yang sehari-hari saya hadapi, merasa apa yang ada di genggaman mereka saat ini adalah cukup. Atau malah merasa apa yang mereka hadapi selaksa tekanan yang datang bertubi-tubi. Call me ambitious... but I won't say it enough until God says it enough for me! Apakah cukup dengan memahami tugas dan menghantarkannya dengan baik... Apakah cukup memulai proyek lalu menyelesaikannya dengan labelisasi sempurna... Apakah cukup hadir dan berperan dalam sebuah meeting penting... atau apakah sudah cukup baik menjadi Ayah/Ibu bagi anak-anakmu... Apakah sampai hari ini kamu merasa cukup dengan ke-Iman-anmu... Apakah merasa cukup dengan dirimu?

Saya tidak sedang mencari celah mungkin apa yang anda rasakan sama.. Tapi Sylvie benar bahwa semakin hari kita semakin terjerat dengan rutinitas, dan di waktu-waktu kosong kita terhempas karena letih badan dan pikiran. Kita hampir mengabaikan jerit SILENT TIME... Kita abai akan ME TIME... katanya hanya buang waktu saja. Padahal banyak karya-karya spektakuler lahir dari waktu antara, ide-ide brilian muncul ketika kita justru menyendiri menarik diri...

Allah SWT sudah menghadiahi masing-masing kita umat-Nya waktu 24 jam dan itu bukan untuk difoya-foya. Sudah kita bawa kemana kualitas diri kita selama ini? Wal Ashr Innal insaana la fii khusr.. Demi masa, sesungguhnya manusia itu merugi...

Ya, saya telah ditampar dan disadarkan betapa merugi selama ini oleh seorang teman yang mendedikasikan dirinya untuk kemaslahatan orang banyak, mereka yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.. Kalau kamu?





*mulai menyusun 3 buah buku di atas meja kantor dan menuliskan target halaman serta resensi hasil bacaan ;)

"Norak-Norak Bergembira"

Aug 7, 2012

welcome to DANGER!
 with sleeping beauty =))

ketauan ga, kacamatanya kebalik? :D

wow...
upsieee... >.<

Dedicated to "Norak-Norak Bergembira" quiz (http://indradya.wordpress.com/2012/08/01/kuis-norak-norak-bergembira-berhadiah-buku-buku-mizan/). Mudah-mudahan menang hadiah bundle 2
*doa komatkamit*

menggenangi dasar

May 31, 2012

ketika matahari muncul di timur, aku sudah kehilangan hitungan hari...
entah berapa terlewati, mana tahu kemana mereka pergi
rasanya perjalanan ini menghabiskan separuh usia

aku tengah menatap genangan di dasar lantai,
airnya berlarian ke segala arah, tanpa duka, suka rasa, peduli apa
melesakkan setiap sudut... membasahi pojok mata,
mengambil alih kekuatan yang selama ini dihimpun gunung-gunung kecil





aku menatapnya menggenangi dasar
dengan mata menerawang mencari jalan... sayang bukan jalan keluar
degupnya melemah, kelahi rasa takut kecewa sedih tiada habisnya
sengaja tak ku-ulurkan tangan ini
biar ia mencari-cari sendiri,
memaafkan diri,
memohon ampunan yang Maha Pengasih,
mereguk ke-ikhlas-an dan
melanjutkan perjalanan...



Epilogue:
Setiap kita pernah dan akan terus berbuat salah, hingga akhir masa nanti...
kadangkala bahkan tidak terbayarkan,
oleh karena itu, tidakkah rasanya kurang pantas jika kita mengambil alih peran-Nya
menghakimi kebohongan, kesilapan, dan ketidakpantasan...
Siapa kita?

Kuis 6 Buku Jika Beruntung

Jan 10, 2012

 Jika aku menjadi peri buku yang bisa membagi-bagikan buku... aku nggak hanya akan membagikannya untuk yang namanya tercantum dalam buku putihku, dalam ajang kuis, pilih cover, hingga pemberi komen paling menarik, peramai grup2 pembaca, atau pun sebagai kejutan ulang tahun seseorang, tapi aku juga akan sering mampir ke abang-abang/mba-mba sponsor perpus keliling, mengirimkan buku-buku untuk anak-anak agar semakin bayak yang tertarik untuk membaca dan mau menjaga bahan bacaannya tetap apik... Menjajakan buku dan menjaganya tetap terawat nggak gampang loh *curcol pengalaman masa kecil membuka perpus mini :D

Aku mungkin akan jadi peri yang 'picky' (bukan pelit), tapi begitu menentukan pilihannya, si peri buku picky ini, cukup royal, aku tidak ragu memberi sebuntelan penuh cokelat, eih, buku demi melihat binar di mata-mata pemujanya, layaknya aku kalau sudah dihadapkan dengan tumpukkan buku... I love books therefore I will also love people who love books as much as I do.

Aku nggak punya kriteria khusus untuk penghuni buku putihku, buku telepon handphone-ku saja sudah mencapai 2000-an lebih nama, karena bagiku semua orang sama pentingnya. Mereka seperti karakter dalam tiap-tiap buku. Dan seperti juga buku, mereka masuk dalam kategori-kategori tertentu. Sudah menjadi tugas peri buku-lah untuk memilah yang mana dan pada siapa buku-buku itu pantas diberikan... Aku hanya berharap sudah memberikannya pada teman-teman buku yang tepat. Mereka yang menang kuis karena sudah lama menginginkan buku tersebut, dia yang menang dalam ajang pilih cover karena memang gandrung dengan buku-buku serupa, orang-orang yang suka meramaikan komunitas karena ingin membagi pengetahuannya, serta mereka yang tulus menolong orang lain menumbuhkan minat baca dan adik-adik kecil dengan mata besarnya ketika dihadapkan pada buku bergambar dengan warna-warni menawan.

Karena aku peri buku picky yang juga perfeksionis plus penyuka jalan-jalan, aku lebih memilih menggunakan mantera "disapparate" dan "apparate" untuk bisa memberikan buku-buku kejutan itu... Habis, kalau memilih jasa pengantar reguler, kalau di mana-mana macet jadi lama, kalau banjir dan hujan badai makin tertunda saja si paket buku sampainya -- aku kan ga tega lihat mereka yang sudah begitu berharap harus kecewa menunggu #eeeaaaaaa. Mau pake jasa peri buku lainnya, takut malah menambah beban peri lain, mau mencoba jasa Elf juga agak ragu mengingat trio Frodo, Samwise dan Pippin saja harus berupaya sekuat tenaga mencapai Mordor demi menghancurkan cincin warisan #ga nyambung ibu peri XD. Tapi kalau peri buku picky ditemani oleh Legolas dalam tugasnya membagi-bagikan buku sih sangat tidak menolak... hihihi ;p Tinggal "alohomora" dan terbukalah pintunya... *peminjam seumur hidup pintu kemana saja Doraemon.

Dan buat mereka para penggoda dari ordo buntelan, peri buku picky punya mantera "anti-cheating" supaya mereka nggak bisa mengambil kesempatan dalam kesempitan ataupun "banishing charm" biar pencuri kesempatan itu nggak bisa ngeliat target mereka. Walaupun aku akan tetap menghargai segala bentuk usaha mereka demi mendapatkan buku-buku tersebut. "Accio" muncul lagi deh bukunya, *dasar peri iseng

Memang yang amat sangat paling susah dalam mengemban tugas sebagai peri buku adalah menghadapi godaan bertumpuk-tumpuk buku. Aku harus sedia berbagai macam ramuan dan mantera agar tetap foukus dan lupa pada keinginan 'mencomot' buntelan buku menggiurkan itu untuk santapan sendiri... Dari mulai ramuan garam, merica bubuk, bawang putih, dan irisan cabai #masak yuks ;D sampai mantera yang paling ampuh "obliviate charm", biar segala godaan dan rayuan setan segera hilang dari kepala, soalnya peri buku nggak boleh minum panadol -- nanti lupa semua kan gaswat :))

Kalau aku menjadi peri buku (picky)... overall, aku mau jadi peri buku yang SIAGA ( SIap, Antar, jaGA) #trink, ;)




Kuis ini disponsori oleh:

     
     


Untuk teman-teman peri atau pun peri-wannabe lainnya yang ingin ikutan kuis ini, bisa melongok ke note mba Truly di http://www.facebook.com/notes/truly-rudiono/kuiskuiskuis-beruntung-bisa-dapat-6-buku/10150558589832279?cmntid=10150560197327279 atau https://www.facebook.com/note.php?note_id=10150560493937279



Note:
gambar-gambar pada tulisan ini diunduh dari
http://theteacupkitten.deviantart.com/art/Book-Fairy-243798626
http://www.u-createcrafts.com/2011/09/halloween-costume-book-fairy.html

Disappointed? (afternoon rambling)

Nov 29, 2011

Perhaps this is the day when the wind blows the hardest and I begin to question why I keep the stand,

I've been waiting for this day to come and yet still I couldnt manage the deal and I fall to disappointment, where I hate not being able to defend myself.

I did take a stand and defend myself for what it's worth... but I couldnt help myself feeling upset in being firm of what I believe. Would anyone feel disappointed when one misses his/her promise to you? Would anyone feel disappointed when what's expected is unfulfilled? Would anyone be disappointed when the course taken isnt earning as anticipated? Would anyone be - at least a little - disappointed as someone hits you in the face with his/her words? Would anyone feel disappointed if you were not given what you've been promised? Would you be darn-rich if able to collect all those disappointment...

I couldnt help myself thinking about what just happened and felt a little disappointed, let alone it should be considered a lesson... but even in a lesson, one can feel disappointed for having work hard yet not being able to earn straight A's

I'm a simple ex-journo who works her ass on building other people's hope and mine on a brand, I dont have that much money, I cant even guarantee a monthly salary... therefore I have business-plan to achieve. I'm not even trying to be a smart-ass... I'm just someone who believes in something and tries REALLY hard to make it reality. If then the solution is to cut off all these then I would...

I have my plans... I see people... this is not just business... and I'm DISAPPOINTED.



NB:
I was in the mood of coming back to the ol'time these days - not that i'm much of a whinner about how I am today... I cant be more grateful to God for what He has given me... But do I feel disappointed? yes, even almost as much as anger, sad and upset all-together. If only...

Di hutan itu... masa lalu...

Oct 4, 2011

THE WOODS

Misteri di Balik Hutan
Penulis: Harlan Coben
Halaman: 491
Penerjemah: Diah Novieta Handayani
Editor : Fransiska R. Uli
Cover : Sony Sonatha
ISBN: 9789790757325
Penerbit Esensi Erlangga Group
2007



Selain rasa takut, rasa bersalah adalah yang berikutnya sering menggerogoti manusia...

Siapa tidak punya masa lalu? Semua punya! dan bagi kebanyakan, termin tersebut seperti membalik sebuah halaman buku, lalu melanjutkan terus seakan enggan menengok ke belakang, padahal mungkin di sana banyak tertinggal jawaban atas pertanyaan-pertanyaan selama ini...

Adalah Paul Copeland, seorang Jaksa Penuntut Wilayah Essex County, yang tanpa sadar tenggelam dalam rasa bersalah, rasa takut... atas menghilangnya sang kakak 20 tahun lalu dalam sebuah kasus pejagalan di hutan, kepergian sang ibu yang mendadak dan penderitaan hingga kematian sang ayah... ditambah lagi kehilangan seorang istri karena kanker.

Paul yang sedang menangani kasus pemerkosaan gadis tuna susila oleh sekelompok anak dari golongan berada tiba-tiba dikaitkan dengan sejumlah penemuan yang pada akhirnya membawanya kembali ke kejadian dua puluh tahun lalu di hutan musim panas... ketika alih-alih berjaga untuk kemah musim panas, Paul muda malah bermesraan dengan anak pemilik perkemahan hutan tersebut, Lucy Silverstein, yang justru akibat kelalaiannya itu menyebabkan nyawa melayang... empat orang dinyatakan hilang, termasuk sang kakak - Camille.

Perkemahan di hutan itu ditutup, semua keluarga korban mendapat ganti rugi, yang diduga dalang pejagalan sudah masuk bui, tapi tubuh-tubuh yang tidak kembali itu terus mencari jawaban, mengais tiap sentimeter tanah hutan... masa lalu yang terus menyimpan misteri... mereka yang hilang, mereka yang mati, mereka yang tersakiti dan mereka yang kembali...

Alur cerita akan menuntun anda pada setiap detil potongan puzzle misteri ini, akan ada banyak tokoh bermunculan, yang seakan kebetulan, yang mungkin juga menjadi latar belakang rumitnya misteri ini... Akan ada asisten yang memiliki kemampuan investigasi tingkat tinggi, saudara yang korup, Paman Sosh yang tiba-tiba muncul dan begitu informatif bahkan hingga di akhir cerita menguak semuanya, hingga seorang kekasih masa lalu yang muncul kembali.

Gaya penulisannya lugas dan informatif, walaupun masih terlihat jumping scene di beberapa paragraf tanpa pemisah :) dan di mana lagi bisa belajar 'dadakan' anatomi manusia dan bermain peran sebagai jaksa yang membela kasus alot antara si kaya dan si miskin -- dimana kemenangannya diambil alih oleh sekeping DVD porno! :D

Untuk penyuka cerita misteri dengan ending yang tidak biasa, buku peraih New York Times bestseller ini bisa menjadi teman selama perjalanan, I spent only a day reading it aside from my chores. Sampulnya mungkin tidak begitu menegangkan seperti yang anda kira, tapi nantinya mungkin anda akan berpikiran sama seperti saya -- bahwa sampul itu menggambarkan hutan sebagaimana musim panas, warnanya yang kemerah-cokelatan, batang-batang pohon, perkemahan, suara tawa dan semakin jauh... rasa takut, rasa sakit dan rasa bersalah...



NB: I thought about death when reading this novel..

membaca 'bacaan'

Jul 13, 2011


Tergelitik untuk menulis sepatah dua patah kata sehabis membaca thread super duper panjang mengenai perdebatan bacaan, standar bacaan yang bagus, hingga kemampuan seseorang tuk 'mengekstrak' isi dari bacaan., sampai menentukan bacaan yang satu lebih bagus dari yang lainnya.

Aku termasuk yang baca Twilight (punya seri lengkap dan nonton filmnya) - terlepas dari meletakkan mereka di rak favorit ataupun nggak, I loooovveeeee Harry Potter dari sejak jaman kuliah (bacaan itu adalah pelipur lara seisi kelas HI 2K, satu dari sekian banyak buku yang mampu membawa imajinasi kami terbang jauh, dan bukannya karena keTIDURan, ggrr..) pun seri Laskar Pelangi dan Rahasia Meede.

Dua buku terakhir bahkan mampu mengajakku ikut 'menangis'... ya, sapa bilang kekuatan mimpi tidak ada? siapa bilang cinta itu hanya isapan jempol sinetron? siapa bilang Indonesia tidak ada apa-apanya? memang apa yang kamu tahu soal Indonesia dan isinya? Siapa yang pernah merasakan jadi anak penambang timah? Siapa yang tahu sejarah kota tua ketika diduduki Belanda? Siapa yang pernah kehilangan sahabat? Siapa yang hingga hari ini mencoba menegakkan keadilan, kendati hanya sebesar biji zarah? dari buku-buku itulah aku belajar tentang banyak hal dan mulai menggali lebih banyak buku sejenis... Tapi bukan berarti buku-buku yang tidak sejenis menurunkan minatku dan artinya kurang bagus...

Membaca, bukanlah seperti menilai kertas ujian - because the author is dead (Roland Barthes) so we - readers - simply have the rights to put in our thoughts and play with the ground. Kertas ujian di lain pihak, adalah jurisdiksi, nasib seseorang ditentukan atasnya... Yes, we do have standards, tapi tak jarang kita malah mendorong, memotong, meluaskan atau menguraikan nilai-nilai standar itu -- karena apa? di selembar atau beberapa lembar kertas itu tergambar usaha yang patut diberikan jasa, tidak bisa main-main makanya para guru penilai memiliki standar -- tapi alih-alih standar, kadang-kadang kami pun menyodorkan seutas toleransi... Ya, toleransi atas tanda baca yang kurang tepat, perhitungan yang kurang sedikit atau malah kesalahan meletakkan bacaan, tapi sang guru tahu kesehariannya si anak tiada maksudnya melakukan kesalahan or is it a mere pitty -- besides who wants to make mistakes anyway...

Kembali ke persoalan membaca dan bacaan yang bagus...

Menurutku semua bacaan itu bagus... dari standar yang ditetapkan orang di luar sana, demi marketing, demi angka penjualan, demi nilai jerih payah... aku juga mengindahkan standar yang kubuat sendiri, standar dimana buku bagus adalah buku yang bisa membuatku mendapatkan pengetahuan lebih -- terlepas dari persoalan apapun itu... kalau hanya soal sejarah yang bagus, mungkin Ia seorang sejarawan, kalau hanya soal hubungan antar manusia yang bagus mungkin Ia seorang antropolog, kalau chicklits lebih menjadi favoritnya mungkin Ia berjiwa muda (young at soul), trying to live a happy life -- dont we all do? kalau tema perang dan kesusasteraan yang menjadi pilihannya, mungkin Ia anggota jadulers :D :D

Anyways... WE ARE ALL A LIVING STANDAR, buat apa memaksakan standar lagi ke orang-orang sekitar? So you think those drama-queen books are lame and you cant get anything out of it... you think someone out there would think the very same way about your pile of books? If it aint so, what then?

Aku membaca 'bacaan' karena memang hal itulah yang aku suka... membaca membuatku hidup, membaca membuatku paham kejadian di luar sana, asal muasal sesuatu, memahami orang lain... mengerti mengapa suatu kejadian terjadi dan membaca menjadikan aku adalah aku yang terus berkembang... Buku ditulis karena sang penulis suka menulis. Karena hasrat ingin berbagi. Karena dengan berbagi kita juga memberikan pengertian kepada diri sendiri dan orang lain... Only little as they thought ALL of you would LIKE their books. Tapi untuk jerih payah mereka dan for the sake of standards I give either one or two stars for books I less like to read... but I read and I STILL LOVE READING BOOKS.

Whilst my standards are: I love reading books that give me knowledge, and books that can not only be read but also able to read me back... (siapa juga yang kalau lagi stres dan muak mau baca buku 'berat') Bukan sekedar soal cover, isi, apalagi pengarangnya..




PS:
I have loads of work to do at the moment and i'm re-reading Jealousy Junky -- so what? ;p

say HOORRAAAYY to July give-away!! ^0^

Jul 8, 2011


who's a big fan of local artists?
who's a big fan of craft?
who wants to have hair-bow and hair pins?
and who LOOOOVVEESSS giveaway?

don't just raise your hands, start clicking, beib...
it's July giveaway from www.idekuhandmadeku.blogspot.com
for details, just come and visit her, here

g'luck ^0^ wwwooohhooooo...

Jalan ke Pulau Komodo 3h2m gratis?? yuks ikutan quiz-nya..

May 23, 2011

Mau menangin wisata ke pulau dragon lizard yg terkenal itu? caranya gampang, teman-teman tinggal ikutan aja quiz Indonesia Travel.

Caranya gampang kok. Jawab petanyaan pariwisata Indonesia sebanyak-banyaknya dan ajak teman-teman Anda untuk ikutan kuis ini. Kumpulkan poinnya dan menangkan wisata ke Pulau Komodo 3 hari 2 malam untuk 5 orang pemenang. Hadiah termasuk tiket, akomodasi, dan uang saku.

Aturan main:
Jawab pertanyaan dengan menemukannya pada hint yang tersedia
Tiap jawaban betul akan mendapat 5 poin
Dalam sehari Anda dapat menjawab maksimal 5 pertanyaan, dan dapat melanjutkannya lagi di hari berikutnya
Ajak teman-teman untuk ikutan kuis ini, maka Anda akan mendapatkan 1 poin/invite teman
Poin perolehah dari menjawab pertanyaan dan invite teman akan diakumulasi hingga kuis ditutup
Kuis ini di tutup pada 12 Juli 2011
Pemenang kuis akan diumumkan pada tanggal 14 Juli 2011 pada acara Bubu award dan website indonesia.travel

Terms and condition
Pemenang akan dipilih berdasarkan perolehan 5 peringkat poin tertinggi
Pemenang akan dihubungi via email untuk dimintai data diri
Pemenang yang tidak memberikan data diri akan digantikan user lain satu peringkat dibawahnya
Pemenang masing-masing akan mendapatkan paket wisata ke Pulau Komodo selama 3 hari 2 malam.
Biaya hotel, pesawat, kapal/cruise, makan dan uang saku secukupnya akan ditanggung pihak www.indonesia.travel

Rencana perjalanan menuju Pulau Komodo adalah sbb:
Hari 1: JKT- Bali-Labuhan Bajo (by pesawat), menginap di Labuhan Bajo
Hari 2: Hotel - Pulau Komodo - Pink Beach P.P ( by Boat )
Hari 3: Labuhan Bajo � Bali � Jakarta (by pesawat)
Pemenang akan diberangkatkan dari Jakarta
Biaya di luar perjalanan tersebut di atas tidak ditanggung oleh pihak www.indonesia.travel
Pihak yang terkait sebagai penyelenggara kuis (indonesia.travel) tidak diperkenankan untuk mengikuti kuis ini
Keputusan pihak indonesia.travel tidak dapat diganggu gugat.
Diakhir minggu tiap bulan akan ada pertanyaan opini dan tentunya akan ada hadiah menarik untuk 5 orang pemberi opini terbaik. Jangan lupa berikan opini Anda ya.

Gudluck to all of us!!! ^0^

Hugely missing

Mar 18, 2011

i was standing on an empty road,
i'm sure i've taken a turn but didnt expect it would be so outta the ordinary
whereas by means of ordinary is taking my way to the toll and hit the gass..
i wasnt alone when i took the turn, but i found myself stranded
"perhaps i'm lost" i assured my rational-head.

i was standing on an empty road, now i know
overwhelmed seeing what lays up front
having no hold nor a hit... i was bare-handed..
"gosh, doomed!" i catch my breath.

i was there... missing my way,
litteraly... either way..
"dear.. God.. help"

AFSC for Jogja - Magang Youth :)

Mar 9, 2011

The American Friends Service Committee (AFSC) Indonesia www.bina-damai.net adalah sebuah organisasi Quaker yang meliputi orang-orang dari berbagai keyakinan untuk berkomitmen terhadap keadilan sosial, perdamaian, dan pelayanan kemanusiaan. Kerja kemanusiaan AFSC berdasarkan pada keyakinan bahwa setiap orang layak dihargai dan bahwa kasih dapat mengatasi kekerasan dan ketidakadilan.

AFSC telah berkarya selama 5 tahun di Indonesia. Program-program AFSC Indonesia meliputi Program Pemulihan Aceh Pasca Konflik dan Tsunami, Program Capacity Building Timor Barat dan Program Pemuda untuk Perdamaian. Dari tiga prioritas program tersebut di atas, program pemuda ke depan diharapkan dapat menjadi program unggulan dari AFSC Indonesia. Hal ini dikarenakan AFSC memandang pemuda memiliki potensi menjadi lokomotif untuk menggerakkan dan menyebarkan nilai-nilai perdamaian. Di samping itu, pemuda memiliki nilai strategis sebagai pemimpin masa depan yang berkarakter.

Sebagai arah ke depan, AFSC mendorong terbangunnya gerakan orang muda dari berbagai macam latar belakang yang progresif dan berani untuk melakukan kritik dan perubahan sosial yang konkrit bagi masyarakat. Pengembangan program kepemudaan ke depan diharapkan dapat meluaskan dampak pada perubahan sosial. AFSC Indonesia berkomitmen dukungan peningkatan kapasitas bagi aktivis pemuda dari berbagai latar belakang, baik dari lingkungan kampus maupun luar kampus. Tentu akan menjadi kolaborasi yang menarik dan penuh warna dengan semakin luasnya varian pemuda yang aktif dalam kegiatan pembangunan perdamaian.

Untuk mendukung hal tersebut di atas, AFSC Indonesia mengadakan program magang bagi pemuda/i di Yogyakarta untuk mendukung kerja-kerja AFSC Indonesia dalam pengembangan program kepemudaan di Indonesia. Melalui program ini, AFSC Indonesia akan merekrut 1 orang pemuda/i yang mempunyai latar
belakang gerakan kepemudaan, pengalaman tentang pluralisme,jaringan luas dikalangan kaum muda dan diharapkan dapat memperkaya dinamika program kepemudaan di AFSC Indonesia. Program magang ini dirancang untuk periode 6 bulan, dengan tujuan agar muncul kader-kader aktivis muda yang progresif dan
dinamis dengan gagasan-gagasan dan aksi cerdas bagi perubahan sosial.

Kriteria dan kompetensi Staff Magang Youth :
- Pemudi max usia 25 tahun; sedang kuliah, sudah lulus, maupun tidak kuliah.
- Berdomisili di kota Jogja
- Paham dan pro dengan isu pluralisme dan multikulturalisme
- Berpengalaman aktif di kegiatan/gerakan kepemudaan dan sejenisnya.
- Mudah bekerjasama dengan siapa saja
- Memahami dan bisa mengapresiasi isu remaja kekinian
- Suka tantangan dan kreatif
- Mempunyai kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang tinggi
- Paham administrasi dasar pengelolaan sebuah kegiatan
- Mempunyai kemampuan berkomunikasi secara verbal dan tulisan yang baik
- Mampu menginternalisasi dan mempraktekkan nilai dan prinsip yang berlaku di AFSC Indonesia

Apabila Anda tertarik dan memenuhi kriteria di atas, kirimkan surat lamaran Anda beserta CV kurang dari 3
halaman, ditujukan kepada Country Representative-AFSC Indonesia, Yogyakarta melalui email: susi@bina-damai.net. Lamaran paling lambat diterima 18 Maret 2011. Cantumkan kode lamaran Magang Youth Yogyakarta. Hanya pelamar yang memenuhi kriteria saja yang akan dihubungi lebih lanjut.

Good luck!

do we really care enough?

Feb 24, 2011

Do we really care enough of what happen? do we really want to help or simply take it as minor to regret... To what extend will we finally act on... I hope it's soon, although soon is not that good enough..

http://tattyelmir.wordpress.com/2011/01/20/%E2%80%9Cmengapa-kami-harus-bertepuk-tangan-untuk-berita-yang-kami-tangisi-%E2%80%9D/

stung

Feb 9, 2011

apparently the pain of being stung by electricity isnt as much as that I felt today,
I shall not regret what has happened and if it really is God's will..who am I to overrule it..

Jika boleh ku berkirim surat kepada-Nya malam ini,
"Ya Allah, aku mungkin tidak bisa meminta-Mu memutarbalikkan waktu..
tapi jika kuminta tunjukkan kami semua kepada jalan-Mu,
segera hentikan semua kekeruhan ini,
terangilah mata hati kami..
bisakah?

Tunjukkan yg benar dari yg bathil..
Jauhkan kami dari syak wasangka,
Selamatkan dari azab-Mu, ya Rabb..

Karena tidak mungkin bisa aku meminta-Mu memutarbalikkan waktu..
bolehkah kuminta pertolongan-Mu untuk meluruskan semuanya,
Ya Illahi Rabbi yg Maha Pengasih.. jangan biarkan kami ditenggelamkan
wahai Dzat yg Maha Pemaaf
jika memang ada silap kami, mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya

Semoga ridho-Mu slalu beserta kami hingga ujung napas nanti..

Ya Allah, Maha Menentukan dan Memiliki yg ada di langit dan di bumi,
jika tak mungkin Kau kabulkan pintaku,
setidaknya lapangkanlah hati kami dari amarah, dendam dan fitnah

amien."

Ranah 3 Warna

Jan 24, 2011

Ranah 3 WarnaRanah 3 Warna by Ahmad Fuadi

My rating: 4 of 5 stars



Anak-anakku...

Bila badai datang. Hadapi dengan Iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati da disyukuri. Sebaliknya laut bada ada ubtuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yg silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi?


Menyambung baca buku ini dari Negeri 5 Menara semakin mengukuhkan hati untuk terus BERUSAHA.. yes, I have let myself down, and yes I have come to tiredness as much as I want to give up -- but I never did, tapi karunia Tuhan mana yg bisa aq ingkari? sementara di luar sana masih banyak org yg kekurangan tp terus mencoba bertahan *dg gelegar suara Bang Togar

Alif dan buku ini mengajarkan aq nggak malu tuk mengakui, I have change course.. berani menjawab tanya seorang kawan yg menusuk kesadaranku, "Git, lo masi inget mimpi lo mo kerja di Deplu ga?"

"Ya, Fit.. aq masih ingat, sedekat kulit menyelimuti jantungku.. Mimpiku adalah bekerja di tempat di mana aq mampu berakulturasi, membantu & mempengaruhi org banyak.. Mungkin Deplu memang bukan tempatnya untukku menurut-Nya, mkg yg aq tempuh sekarang inilah di mana semua akan bermula.."

Dan aq masih (akan) terus berusaha mencari kesuksesan itu.. sembari bersabar jika terantuk batu diterjang badai...

Aq masih belum tuntas menapaki Man Jadda Wajada, skg sudah kutambahkan bekalku Man Shabara Zhafira... 

finding a way

Jan 5, 2011

I was told back then that the road I'm choosing is bigger than life..

That summing up two to the equation is really making the number huge!

That it's not only abt one matter alone but also a bunch of cant deny deposition.. Where people around consider you rightiously theirs.. While you're stuck in the middle grasping

That it's hard to think on your own coz you've taken too many audiences' seats before your stage..

And it's too much

And there's no place to hide

And you wish you could jst buy some time

Yet, you're always runnin outta credits

And it's too much

And it's too much

And it's time to find a way out

NUMB

Nov 5, 2010

I woke up this morning feeling so xhausted..

I cried all nite hoping that God would fast forward the time to another two weeks from now where all these were settled while my loved one & I were subject of enjoyment bliss.


People say when goin thru this event you'll face loads of commotion and stress that I should just enjoy, tell me.. how would a person infiltrate such feeling when he/she is down with illness and people around him/her can't even cooperate to the very least about making everything goes well as planned -- when changes, another and again another are always coming in the way.. Tell me, I wanna know, how people say they appreciate but they themselves put their fingers on without even caring the head-to-toe effort that's been made from the very beginning.

If only they're in my shoes, I wonder what they would do.. It's just easy for everybody to say.

I woke up this morning feeling xhasuted,

I was crawling from being so very happy to quite happy then less happy until now xtreemly tired! I should perhaps never try to please everyone in the first place, coz in the end, I'm the one who ended up feeling NOT HAPPY! and it's NOT WORTH IT! I have too much to think and feel that I finally get to the word NUMB.

Cant they just understand? and for all its worth make me and my loved one HAPPY to celebrate the coming event.. coz nothing else matters - really. If it's not anymore, we might as well forget about all these... and let everyone suit themselves.



"It's two weeks in counting and I'm still dealing with changes, where I thot I'm supposed to be ALREADY relaxing and dealing with no other than prep treatment for the BIG day -- sigh"

SATU INDONESIA AWARD

Sep 7, 2010

Sebuah Penghargaan untuk Anak Muda

Perubahan menuju Indonesia lebih baik adalah milik kita semua. Dia tidak datang begitu saja dari langit, tapi harus diperjuangkan. SATU INDONESIA AWARD hadir untuk mengapresiasi anak muda dengan semangat berkarya, inisiatif, dan membawa manfaat bagi masyarakat dan bagi Indonesia.

Semangat Astra Terpadu (SATU) Indonesia adalah semangat yang diusung PT Astra International Tbk., sebagai fondasi award ini. Award akan diberikan pada 10 nominee pada 23 Oktober 2010, menjelang Sumpah Pemuda 2010. Hadiah total bernilai Rp 200 juta ditambah berbagai hadiah menarik.

Proses penjaringan kandidat dilakukan bersama TEMPO Institute, sayap Grup Tempo Inti Media Tbk. Demi menajamkan radar, serta jangkauan ke seluruh lapisan, penyelenggara juga merangkul berbagai lembaga swadaya masyarakat dan komunitas yang bergerak di berbagai bidang.

Kami juga mengundang Anda untuk menominasikan kandidat dengan menulis email ke alamat : satu.indonesia.award@gmail.com dan institut@tempo.co.id, mulai 26 Agustus sampai 26 September 2010. Masukan Anda sangat kami harapkan.



KRITERIA

o Orang Indonesia

o Bermanfaat bagi orang lain, masyarakat, dan komunitas

o Individu (bukan kelompok)

o Usia maksimal 35 tahun

o Orisinalitas ide, jenis program, dan model pendekatan,

o Sustainability, kegiatan telah berlangsung minimal 2 tahun,

o Diutamakan yang belum terekspose media,

o Bukan karyawan Grup Astra dan Grup Tempo Inti Media



TANGGAL PENTING

· 26 Agustus 2010: Peluncuran Program melalui Press Release

· 26 Agustus - 26 September 2010 : Penjaringan kandidat

· 26 September – 4 Oktober 2010: verfikasi 20 kandidat, reportase, pengambilan foto, dan dokumentasi video ke lokasi.

· 5 Oktober 2010: Panel Dewan Juri

· 6 – 18 Oktober 2010 : Penulisan brosur, pembuatan profil film peserta

· 23 Oktober 2010 : Pemberian award



PENJARINGAN KANDIDAT & PENJURIAN

· Panitia menjemput bola, menampung usulan dari berbagai pihak, dan menyeleksinya hingga menjadi 20 kandidat

· Panitia melakukan verifikasi terhadap 20 kandidat penerima award

· Ke-20 kandidat diminta mengajukan proposal singkat mengenai apa yang akan dilakukan seandainya menerima award

· Dewan Juri akan menyeleksi 20 kandidat menjadi 10 nominee penerima award

· Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggu gugat.



HADIAH

· Hadiah utama diberikan kepada 5 nominee terbaik dengan nilai @ Rp 40 juta

· 5 nominee lainnya mendapatkan paket hadiah menarik dari Grup Astra dan Group Tempo


*****

Indonesia dan Afrika Selatan: Diversifikasi Energi

Aug 18, 2010

Demam Piala Dunia ke 19 di Johannesburg, Afrika Selatan beberapa waktu lalu masih hangat dalam ingatan kita, hingga persepakbolaan Indonesia pun terus berbenah untuk dapat tampil di ajang bergengsi Piala Dunia. Tapi hubungan kedua negara tidak sebatas di bola bundar.

Terbukti pada akhir tahun 2009, Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan salah satu produsen bahan bakar sintetis berbasis batu bara terbesar di dunia asal Afrika Selatan, Sasol Synfuel International, yang berhasil mengembangkan Coal to Liquid (CTL) dan Gas to Liquid, yang kini banyak dimanfaatkan di Qatar dan Afrika Selatan sendiri.

Krisis minyak bumi dalam negeri akhir-akhir ini, khususnya untuk menunjang kebutuhan sektor transportasi dan industri serta bayangan akan segera menyusutnya cadangan minyak bumi yang ada, menyadarkan kita bahwa sumber daya alam ini terbatas dan semakin mahal.

Ketergantungan Indonesia terhadap minyak impor kini memang sudah cukup tinggi untuk masuk kategori net oil importer. Sebab itu apabila di luar negeri terjadi gejolak yang mengganggu pasokan BBM di Indonesia, maka perekonomian kita bisa collapse.

Akibat adanya permasalahan energi primer nasional, maka akan berdampak pula terhadap sektor ketenagalistrikan. Hal ini merupakan suatu konsekuensi logis karena tenaga listrik merupakan energi sekunder yang dikonversi langsung dari energi primer.

Krisis energi di Indonesia akhir-akhir ini tak hanya banyak diperbincangkan tapi juga semakin dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Himbauan pemerintah melalui program hemat energi pun tidak banyak mendapat sambutan apalagi hasil yang signifikan. Malah banyak warga akhir-akhir ini dikecewakan dengan semakin ‘rajin’nya pemadaman bergilir, isu kualitas bahan bakar Premium yang menurun, serta maraknya ledakan tabung gas 3 Kg yang merupakan program konversi minyak tanah ke gas.

Menyadari kenyataan tersebut, kebijakan pembangunan energi nasional diarahkan untuk diversifikasi energi dengan beralih dari minyak bumi ke gas bumi dan batubara yang memiliki rasio cadangan produksi masing-masing hingga 60 dan 240 tahun. Seperti tercantum dalam cetak biru kebijakan energi Indonesia pada tahun 2025 yang bertujuan untuk diversifikasi dari minyak ke batubara.

Potensi batu bara Indonesia mencapai 104,76 miliar ton. Dari jumlah tersebut, pada tahun 2008, batu bara yang diproduksikan baru mencapai 0,24 miliar ton. CTL diharapkan dapat menambah pasokan energi Indonesia di masa mendatang, dimana share minyak bumi turun menjadi 20% dari 51,66%, gas bumi meningkat dari 28,57% menjadi 30% dan batu bara naik menjadi 33% dari sebelumnya ‘hanya’ sebesar 15,34%.

Penandatanganan MoU dengan Sasol Synfuel International menjadi manifestasi konkret kerja sama Selatan – Selatan, khususnya bilateral antar Indonesia – Afrika Selatan dalam pengembangan energi.

Pertemuan Tim Nasional CTL Indonesia dengan Sasol, yang dipimpin oleh Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo, pada akhir Januari 2010 lalu, antara lain membahas mengenai studi bersama yang akan dilakukan, biaya, hak intelektual dan skema bisnis. Pemerintah Indonesia berharap bahan bakar yang diproduksi dari CTL dapat mencapai 80.000 barel per hari.

CTL dapat digunakan untuk rumah tangga, transportasi, industri dan pembangkit listrik. Dengan kapasitas sekitar 160.000 barel setara minyak mentah per hari, dipercaya akan sangat bermanfaat bagi Indonesia.

Diversifikasi energi memang merupakan salah satu jawaban untuk mencukupi kebutuhan energi yang terus meningkat, dan kerja sama Indonesia – Afrika Selatan menjadi salah satu kunci pengembangan energi masa depan. Kendati demikian masalah kelestarian lingkungan hidup tetap jangan sampai luput dari perhatian pemerintah.

pichiruchi

Aug 5, 2010


everybody keeps asking what 'pichiruchi' means

pichiruchi is sad
pichiruchi is upset
pichiruchi is anger
pichiruchi is stupid
pichiruchi is ignorant
pichiruchi is misunderstanding
pichiruchi is pain
pichiruchi is killer
pichiruchi is disappointment
pichiruchi is hopeless
pichiruchi is waiting
pichiruchi is swollen eyes
pichiruchi is sob
pichiruchi is me
pichiruchi is tired
pichiruchi is watever



and m telling u all these.. deafening silence
so help me God,