welcome to my home

I want all of you to feel just like home whenever you enter my page, so enjoy your 'feels like home' in here and free to drop comments

KISAH YG TAK SEMPURNA

Aug 24, 2007

Dengar… dengarkan aku…
Aku akan bertahan…
Sampai kapanpun....
Sampai kapanpun....
Maafkan aku yang tak sempurna tuk dirimu
Usailah sudah kisah yang tak sempurna tuk kita...kenang...

Aku memang tak berhati besar... tak mengindahkan berlapang dada...

Beberapa kali aku mengalihkan pandangan kesekeliling, banyak hal yang tak sempurna digulirkan oleh-Nya... entah tuk memberiku pelajaran lebih dalam tentang makna hidup (yang sampai sekarang aku bahkan tetap ga jauh-jauh ngertinya) atau Dia ´mengancam´ kelalaianku...

Aku teringat pada janji-janji yang pernah dibuat... manusia dengan hati-hati mereka yang kosong mengisinya dengan janji-janji pada setiap orang, agar hari mereka penuh; agar kenangan mereka akan waktu yang beranjak angkuh punya tanda; agar dapat menutup bolong-bolong kisah yang tak sempurna...

Hanya saja semakin serpihan itu diisi semakin banyak yang melompong… ada apa ini? Ada kisah janji di hadapan penghulu yang ditinggal mati... melesakkan berbagai cambukan rasa, janji sehidup semati itu bahkan tak pernah terucap.... aku memang tak melihat air mata di sudut matanya tapi aku merasakan dirinya jatuh terlalu dalam!

Ada kisah tak sempurna tentang cinta... bertabur bunga dan senyum sepasang kekasih. Di mata mereka aku melihat jutaan bahkan ribuan janji baru... seperti anak-anak yang terlahir dari rahim.

Ada kisah janji di mata tuhan yang berakhir di meja judi... sahabatku bertanya soal karma karena janji yang terputus itu, kukatakan padanya bahwa Dia yang Maha Adil menggenggam setiap nyawa dengan Rahman... dan bahwa hidup yang hanya sekali dan singkat ini milik kita seorang maka masa depan adalah coretan di kertas putih – bukan oleh siapapun melainkan tangan sendiri. Ada kisah kematian yang menggantung... menumpaskan segala janji, mendiskriminasikan diri, mengubur kesempatan.

Tertanya pernyataan salah atau benar tidak selamanya jadi titik dalam kalimat. Mengubahnya membuatku seperti melawan arus deras. Here comes the rain again... as in life, it’s hard to be just who we are!

Please wake me up when September ends… Aku memang tak berhati besar… tak mengindahkan berlapang dada…

Menggantungkan janji yang belum terpenuhi sebelum mati... ada kisah janji yang terus terentang dan mengulangkan diri...

Dia yang tak mengijinkan aku menyerah atau aku yang terlalu egois tuk bisa mengerti pasrah... it’s making me sad coz i cant be with u...

I am thinking back how time has absorbed many things in my life and the live of others… while little in return tuk semua kisah tak sempurna itu… mata kuliahku, tuk semua kisah tak sempurna itu… awan pelindungku, tuk semua kisah tak sempurna itu… pertahananku, tuk semua kisah tak sempurna itu… maafku.

Ungu - Kekasih Gelapku

Aug 21, 2007



ku mencintaimu lebih dari apapun
meskipun tiada satu orang pun yg tahu
ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku

yakinlah bahwa engkau adalah cintaku
yg kucari slama ini dalam hidupku
dan hanya padamu kuberikan sisa cintaku
yg panjang dalam hidupku

ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku
ku mencintaimu lebih dari apapun
meskipun tiada satu orang pun yg tahu
ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku

kekasih gelapku

PERGI

Jul 2, 2007


jika langkah adalah kaki-tangan waktu
kini aku sudah terbelenggu...
menatap sang pencinta
dia tiada dimana-mana
mengukur jarak yang tersisa
lelah menerkam tancapkan kuku-kuku tajam

perih.. perih.. berlari di atas kerikil mendidih

jika langkah adalah kaki-tangan waktu
maka kini aku tlah lama menunggu...
masih dan slalu, sang pencinta

hanya saja biarkan sejenak
aku berada di alam sana yg sedikit saja berbeda!

SSHHHH...

May 23, 2007


it's time to dig something in each and everyone of us -- quietly... can we do that, dear?

FEAR

Apr 13, 2007


Kenapa manusia merasakan takut?

Apa rasa takut itu? Ketakutan adalah rasa sakit di dada, perut atau gelitik di tengkuk ketika keadaan, seseorang atau diri sendiri merasa tidak nyaman… merasa tidak aman… merasa tersudut… rasa takut adalah anak kesayangan Tuhan karena melahirkan kepatuhan!

Interpretasi rasa takut bagi setiap orang berbeda-beda… makanya ada berbagai sebutan seperti claustrophobia, dan lain-lain. Rasa takut adalah jaringan neuron jauh di bawah kulit yang sangat sensitif. Takut adalah obat panjang umur bagi sebagian orang… dan racun yang sangat mematikan bagi yang lainnya. Lalu kenapa kita diwariskan rasa itu? Karena kita terlahir dengan napsu… that’s why.

Tuhan menciptakan manusia – makhluk yang paling sempurna – dengan akal dan napsu. Maksudnya adalah kita memiliki pengetahuan akan-Nya dan menyembah-Nya; dapat merasakan kebutuhan dan mencari cara memenuhinya; merelakan kehilangan dan belajar… Tapi… kita terlalu sering takut hingga lupa atau suka lupa tuk takut.

Rasa takut bagiku adalah sahabat sejati… karenanya tak pernah kurasakan susah menemaninya, tak kurasa jengah menjamunya kapanpun jua, tak pernah mengeluh jika ia malah berlama-lama di sisi.

Kebahagian dan kesedihan adalah rantai makanan bagi ketakutan… esensi dari keramah-tamahan bagiku adalah menghisap ‘kekuatan’ dari orang-orang di sekitarku lalu menjadikannya ‘mangsa’ dari ketakutan yang kupelihara.

Aku BUKAN penjahat… hanya ketika kehabisan jamuan alternatif itu yang tersedia – ku pikir lebih mudah! Aku BUKAN tidak peduli pada mereka yang nota bene-nya peduli padaku... hanya lalu itu duniaku HANYA ada AKU di dalamnya – mereka hanya bikin semak!

Tapi beberapa waktu lalu… Ketika aku mulai membangun dunia baru… di mana ada aku dan dia… di mana ada aku dan dia saling peduli… di mana ada kami bersama… ramai-ramai kusandangkan atribut dunia! Bahagia, sedih, marah, takut, cemburu, dan cinta… ya… cinta…

Tapi beberapa waktu lalu… Selang tak jauh, semuanya digerus badai! Tak ada lagi yang mau jadi temanku… Bahkan aku sempat takut pada rasa takut…

Tapi kini… Kusadari ialah sahabat sejati! Memulai lagi rantai makanan baru… mengunci diriku dalam gelap… dan akan kuperlihatkan DUNIAKU…

Alas! Mungkin RASA TAKUT adalah DIRIKU seutuhnya… who knows.